Tuhan melalui tanah Sumatera begitu baik kepada keluarga HaLim, maka dari kebaikanNya, kami keluarga HaLim berusaha memberi kembali sebagian kebaikanNya kepada masyarakat Indonesia. Pertama di bidang pengetahuan rohani yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari.
Tentang Kami
Asal usul keluarga HaLim dan keturunannya.
Kakek dan Nenek
Kakek Lim, Ang Kie asalnya dari propinsi Fukian, Tiongkok. Umur 17 tahun merantau ke Penang, Malaya dan akhirnya menetap di Tanjung Balai, Asahan, Sumatra Utara. Bersama istrinya, Swan Nio, mereka mempunyai enam anak lelaki dan dua anak perempuan. Lim, Ang Kie pulang kembali ke Tiongkok sekitar umur 45 tahun dan meninggal disana.
Slamat HaLim (Lim, Thian Siang)
Selamat HaLim adalah anak kelima dari Lim, Ang Kie, dilahirkan di Tanjung Balai, Asahan pada tahun 1911. Ketika umur 4 tahun, ayahnya meninggal dunia. Umur 11 tahun, ibunya meninggal dunia. Sewaktu masih kecil, dia dibesarkan oleh kakak perempuannya yang pertama. kakaknya (Ah Ko) membesarkan dia seperti anaknya sendiri. Sewaktu orang-orang Tionghoa diminta ganti nama, maka nama Halim dipakai sebagai nama Indonesia. Huruf "L" dipakai huruf besar untuk mengingat bahwa keturunannya dari Tiongkok.
Berdirinya Yayasan HaLim
Selamat HaLim meninggal dunia pada tahun 1995 di Amerika, dan isterinya Lois HaLim meninggal dunia tahun 2010. Yayasan ini didirikan oleh anak-anak mereka untuk berbakti kepada tanah airnya, Indonesia. Seperti contoh tokoh Nehemiah di Alkitab. Dia hidup baik diluar negeri, tetapi dia selalu mengingat tanah air kelahirannya.
Yayasan HaLim Foundation P.O.Box 9632 Fountain Valley, CA 92708 USA
Yayasan HaLim Foundation P.O.Box 9632 Fountain Valley, CA92708 United States info@yayasanhalim.org